Situasi keamanan di Arab Saudi kian memanas menyusul serangkaian serangan rudal dan drone yang terus menghantam kawasan strategis, termasuk Bandara Internasional King Khalid di Riyadh. Akibat eskalasi ini, Otoritas Umum Penerbangan Sipil (GACA) memperpanjang penangguhan operasional bandara guna memastikan keamanan fasilitas dan kesiapan layanannya.
Lantas, bagaimana dampaknya terhadap rute penerbangan dari dan menuju Indonesia?
1. Kondisi Penerbangan Transit Internasional
Sejumlah maskapai global yang melayani rute transit via Riyadh terpaksa melakukan pembatalan dan penyesuaian jadwal secara drastis.
- -. Qatar Airways tercatat membatalkan beberapa penerbangan rute Doha-Riyadh bolak-balik, dengan kebijakan pengalihan rute penumpang melalui kota-kota alternatif lain di Arab Saudi.
- -. Emirates juga melakukan langkah serupa dengan menangguhkan penerbangan menuju dan dari Riyadh, Jeddah, Madinah, serta Dammam pada periode tertentu. Maskapai internasional lainnya turut mengambil langkah penyesuaian atau penghentian sementara demi keamanan.
2. Nasib Penerbangan Langsung (Direct Flight) Indonesia – Arab Saudi
Di tengah kekhawatiran publik, khususnya para calon jemaah umrah dan pelaku perjalanan, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan bahwa rute penerbangan langsung (direct flight) dari Indonesia terpantau masih beroperasi normal. Layanan penerbangan langsung yang dioperasikan oleh Garuda Indonesia, Lion Air (menuju Jeddah), serta Saudia Airlines pada jalur yang tercatat dalam laporan, sejauh ini tetap berjalan sesuai jadwal.
3. Imbauan Resmi Kemenhub
Dirjen Perhubungan Udara, Lukman F. Laisa, menegaskan bahwa aspek keselamatan dan keamanan penumpang adalah prioritas utama. Pihaknya terus berkoordinasi erat dengan pihak maskapai dan pemangku kepentingan terkait.
Bagi masyarakat, calon jemaah, atau pelancong yang memiliki jadwal penerbangan—terutama yang menggunakan skema penerbangan transit—diimbau untuk:
- -. Secara berkala memeriksa status penerbangan (flight status) melalui kanal resmi maskapai masing-masing.
- -. Memastikan kembali jadwal serta rute lanjutan perjalanan.
- -. Segera menghubungi layanan pelanggan (customer service) maskapai apabila mendeteksi adanya perubahan atau pembatalan jadwal.
- Sumber Referensi : https://www.cnbcindonesia.com/news/20261013071728-4-775553/bandara-riyadh-kacau-diserang-ini-nasib-penerbangan-ri-arab-saudi.